10 Tips Cara Membuka Usaha Makanan yang Sukses

Anda ingin berbisnis kuliner makanan ? ada baiknya simak 10 tips cara membuka usaha makanan agar usaha anda sukses dan meraih untung. Sebab persaingan di bisnis makanan sangat ketat sehingga anda perlu memahami lagkah-langkah dalam memulainya agar bisa berjalan dengan baik dan cepat berkembang.

10 Tips Cara Membuka Usaha Makanan yang Sukses

Bisnis bidang kuliner seperti makanan memang paling banyak dicari karena selain modalnya kecil juga prospeknya masih menjanjikan meski sudah banyak pesaing. Apalagi jika anda kreatif dalam menciptakan menu-menu baru yang unik dan menarik.

Mengapa Membuka Usaha makanan ?

Usaha makanan memang tak ada matinya sebab makan merupakan kebutuhan primer. Sedangkan keperluan sekunder, yaitu pakaian beserta aksesoris-nya masih bisa ditahan untuk membelinya apalagi jika dalam kondisi menghemat, Akan tetapi coba saja dalam kondisi lapar, Anda pasti tidak akan sungkan-sungkan untuk mengeluarkan kocek berapa pun untuk membeli makanan.

Dengan demikian, tak heran bila beberapa tahun belakang ini banyak muncul pengusaha makanan yang bertebaran di mana-mana, mulai dari pedagang makanan tradisional dengan istilah pedagang kaki lima, hingga pedagang makanan modern yang diklaim sebagai pengusaha kafe dan restoran.

Anda pun kini juga bisa mulai mencoba membuka usaha serupa. Kendati demikian, bukan berarti untuk mendapatkan keuntungan yang besar, Anda cenderung memilih membuka kafe dan restoran sebagai permulaan usaha makanan Anda.

Sebaiknya dalam memilih usaha yang akan dijalankan Anda memilih bisnis yang memang sesuai dengan keahlian dan minat, sehingga anda dapat menjalankan usaha dengan nyaman dan tanpa beban. Satu hal yang harus Anda hindari adalah membuka usaha hanya karena mengikuti tren, tanpa tahu bagaimana cara menjalankannya.

10 Tips Cara Membuka Usaha Makanan agar Sukses

Nah, bagi anda yang tertarik untuk membuka bisnis kuliner makanan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan memulai usaha makanan. Sebagaimana dikutip dari Laruno.com, Jumat (12/5/2017), berikut 10 tips cara membuka usaha makanan agar sukses dan berkembang :

1. MenyiapkanModal awal usaha

Banyak cara untuk menutupi kekurangan modal, misalnya melalui mencari rekanan yang bisa diajak kerja sama, meminjam ke koperasi atau bank melalui penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk pelaku UKM.

Jika modal Anda sangat tipis dan ingin melakukannya sendiri itu lebih baik, karena Anda tak akan pusing dalam hal lain Anda dapat fokus dalam hal pemasaran, namun berhematlah untuk tambahan modal kelak, misalkan Anda ingin menjadi pengusaha keripik, Anda membuat keripik singkong dengan modal hanya Rp 10 ribu, Anda goreng dan bungkus menjadi 40 bungkus dengan harga satuan Rp 500.

Sisihkan separuh keuntungan untuk tambahan modal, menjadi 50, 60, 100, 500 dan bukan hal mustahil hingga ribuan bungkus atau pabrikan. Jika memilih usaha patungan, sebaiknya Anda membuat surat perjanjian yang mengatur pembagian wewenang dan hasil usaha guna menghindari masalah di kemudian hari.

Jika meminjam dari lembaga keuangan, maka biasakan untuk membuat laporan keuangan setelah usaha berjalan. Laporan keuangan tersebut mencantumkan pemasukan, pengeluaran, dan aset usaha yang dimiliki. Hal ini dilakukan agar lembaga keuangan tersebut mengetahui secara pasti perkembangan usaha Anda.

2. Menentukan Lokasi usaha yang Tepat

Pilihlah lokasi usaha yang banyak dikunjungi atau dilalui banyak orang. Saat menentukan lokasi usaha juga harus memperhitungkan modal yang akan dikeluarkan. Jangan sampai modal Anda terkuras hanya untuk menyewa atau membeli tempat usaha, Anda pun dapat melakukannya tanpa mempunyai tempat usaha tapi dengan menitip produk usaha Anda dengan memilih ke lokasi strategis atau tempat usaha mitra Anda.

Sejumlah lokasi usaha makanan yang strategis antara lain di sekitar sekolah atau kampus, kawasan perkantoran, lingkungan pasar dan mal, perumahan, dan tempat wisata.

3. Membuat Menu andalan

Agar usaha makanan anda laris dan banyak peminat sebelum memulai usaha, sebaiknya Anda melakukan survei terlebih dahulu tentang menu yang beredar di pasar. Setelah itu, pilihlah menu yang belum banyak dijual di sana guna mengurangi tingkat persaingan. Selain itu anda juga perlu membuat menu andalan sebagai ciri khas dari bisnis anda. pilihan menu juga harus disesuaikan dengan target pasar atau konsumen misalnya masyarakat menengah kebawah.

4. Mencari Pemasok bahan baku

Memiliki pemasok tetap yang dapat memasok semua bahan baku produksi setiap harinya sangat dianjurkan guna kelancaran proses produksi. Selain bisa mendapatkan harga relatif murah, Anda pun dapat menjadi orang kepercayaan jika Anda dalam keadaan sulit atau terjepit modal, selain itu Anda juga bisa diprioritaskan bila suatu saat bahan baku yang Anda butuhkan langka di pasaran. Usahakan memiliki lebih dari satu pemasok sebagai alternatif bila pemasok yang satu tidak bisa menyediakan permintaan.

Pembelian bahan baku dari pemasok ini biasanya menggunakan sistem pembayaran kredit atau tunai dengan potongan harga. Besarnya potongan harga relatif, tergantung kesepakatan kedua belah pihak, tapi pada umumnya berada pada kisaran 15-20 persen.

5. Memanfaatkan Sumber daya manusia (SDM)

Idealnya, karyawan terbagi ke dalam kelompok tukang masak, pelayan, dan kasir. Namun, bila usaha tergolong kecil, seorang asisten yang dapat mempermudah pekerjaan Anda itu saja sudah lebih dari cukup. Jangan lupa untuk memerhatikan kesejahteraan karyawan dengan memberi gaji sepadan dan tepat waktu. Hal ini untuk menjaga kestabilan keterampilan dan kesiapan karyawan.

6. Menentukan Target pemasaran

Menyesuaikan jenis usaha dengan target pasar merupakan salah satu kunci sukses menjalankan usaha makanan dan minuman. Walaupun Anda menawarkan harga murah meriah, tapi tidak sesuai dengan selera konsumen ini bisa menjadi kendala.

7. Melakukan Promosi yang tepat

Promosi dari mulut ke mulut hingga saat ini tetap menjadi andalan promosi usaha Anda ke banyak orang. Ini berhasil jika Anda bisa memuaskan konsumen dan nanti mereka pun bisa menjadi pelanggan setia.

Dari pelanggan setia ini lah cerita tentang keunggulan usaha Anda akan menyebar ke publik. Bila ada dana lebih, tak ada salahnya mempromosikan usaha lewat media, seperti spanduk, papan nama, pamflet, leaflet, atau lewat jejaring sosial yaitu Facebook atau twitter.

8. Mengurus Perizinan usaha

Demi keamanan dan kenyamanan usaha, pastikan Anda mengurus surat izin usaha dari instansi pemerintahan atau pihak berwenang setempat.

Jika usaha semakin berkembang dan besar, ada baiknya segera mengurus Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP) bagi usaha Anda, mengurus perizinan ke Kementerian Kesehatan, bahkan kalau bisa mengurus sertifikasi halal untuk semua produk usaha Anda ke Majelis Ulama Indonesia (MUI).

9. Melayani Konsumen dengan Ramah dan Sopan

Penting untuk menjaga sikap maupun perilaku Anda saat berhadapan konsumen, semakin Anda ramah dan sopan maka akan semakin banyak konsumen yang berniat menjadi pelanggan Anda. Coba Anda bayangkan apakah Anda mau berbelanja pada pedagang yang sombong, pelit atau jutek? Apalagi kalau kucel dan dekil.

10. Jangan Lupa Berdoa

Doa adalah kunci keberhasilan terhadap usaha yang Anda jalankan agar berjalan lancar. berjuanglah dalam membangun usaha dan teruslah berdoa kepada yang Maha Pemberi dan Pengatur Rezeki, karena dialah yang menilai hasil kerja keras Anda. jangan sesekali memakai magic dalam usaha karena sudah pasti akan hancur walau cepat berkembang, lakukanlah usaha dengan cara yang baik dan bersih.

Nah, itulah 10 tips cara membuka usaha makanan yang diambil dari pengalaman mereka yang sudah sukses berbisnis makanan. Semoga tips tersebut di atas mungkin bisa menjadi masukan bagi Anda yang tertarik untuk membuka usaha makanan maupun minuman. Sekarang saatnya menentukan ide bisnis kuliner yang akan dijalankan.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *